Kamis, 04 Juni 2009

Survei Pilkada

Survei Pilkada
Survei Pilkada adalah nama lain dari survei pemetaan politik. Survei Pemetaan Politik adalah survei yang digunakan untuk melihat peta politik menjelang pilkada. Tujuan dari Survei Pemetaan Politik berbeda dengan survei popularitas atau survei pilkada yang biasa dilakukan oleh lembaga survei lainya. Tujuan dari survei pemetaan politik ini adalah tidak sekedar untuk mengukur popularitas tetapi juga mengungkap berbagai potensi dan kelemahan dari semua kandidat. Survei pemetaan politik juga akan mengungkap prefensi pemilih, media komunikasi, isu yang berkembang secara lebih lengkap. Oleh sebab itu hasil survei pemetaan politik sangat pas dengan kebutuhan tim sukses pilkada.

Metodologi
1. Wawancara
Survei ini dilakukan dengan wawancara tatap muka dan bukan wawancara melalui telepon. Wawancara tatap muka mempunyai kelebihan dibanding wawancara telepon karena bisa menjangkau semua pemilih baik kaya maupun miskin.

2. Keterwakilan populasi
Metodologi yang dipakai adalah multi stage random sampling atau acak berjenjang. Dengan metode ini semua kecamatan di kabupaten PANDEGLANG terpilih. Dari setiap kecamatan akan dipilih beberapa desa dengan mempertimbangkan proporsi jumlah desa dan kabupaten. Setelah desa sampel terpilih maka akan dipilih sejumlah rumah tangga. Seorang responden yang berusia 17 tahun ke atas, kemudian akan dipilih dalam rumah tangga tersebut untuk diwawancarai. Komposisi jumlah responden perempuan dan laki-laki juga menjadi pertimbangan.

3. Jumlah sampel dan margin of error
Jumlah sampel yang diambil akan berimplikasi pada tingkat kesalahan atau margin of error (moe). Semakin kecil margin of error semakin tepat prediskis survei. Dengan margin off error 3% maka hasil survei bisa dimungkinkan kurang atau lebih 3 %. Misalnya kandidat diprediksikan mendapatkan dukungan dari 25% pemilih, maka dukungan rielnya bisa 22% sampai dengan 28%. Apabila tingkat persaingan diantara kandidat sangat ketat, sebaiknya kandidat memilih risiko kesalahan yang lebih kecil yaitu dengan memilih 1,250 reponden.

4. Output
Output dari kegiatan ini akan dituliskan laporan, yaitu tentang:
(1)Kandidat mana yang paling difavoritkan dan tidak terlalu difavoritkan oleh masyarakat.
(2 Segment atau kelompok sosial mana yang mendukung dan tidak mendukung masing-masing kandidat
(3 Melalui media apa masyarakat mengenal para kandidat
(4)Cara-cara kampanye apa yang paling disukai dan tidak disukai oleh masyarakat.
(5)Citra positif dan negatif apa dari masing-masing kandidat di mata masyarakat.
(6)Citra ideal pemimpin yang bagaimana yang diinginkan oleh masyarakat
(7)Bagaimana cara-cara meningkatkan atau memperbaiki citra kandidat di mata masyarakat.
(8)Program-program pembangunan apa yang mesti diprioritaskan menurut masyarakat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar